Satu Orang Tewas dalam Kerusuhan Pilkada Intan Jaya di Papua
Suriyanto | CNN Indonesia
Jumat, 24 Feb 2017 16:54 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Satu orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (24/2). Kerusuhan itu berlatar belakang pemilihan bupati dan wakil bupati 15 Februari lalu.
Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan, lembaganya masih terus mengumpulkan informasi seputar kerusuhan di ibu kota Kabupaten Intan Jaya itu.
"Dari laporan yang saya terima, korban yang meninggal bernama Kolenga Wenda (45)," kata Paulus Waterpauw di Jayapura, seperti diberitakan Antara.
Menurutnya, selain satu orang tewas, dalam kericuhan juga terdapat satu rumah yang dibakar. Belasan orang dilaporkan terluka.
Kepolisian menduga kerusuhan terjadi karena masyarakat terprovokasi. Kemarin, kantor Komisi Pemilihan Umum Intan Jaya dibakar.
Hari ini, bentrokan antarpendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Intan Jaya kerusuhan masih terus berlanjut.
Untuk mengantisipasi kerusuhan susulan, Polda Papua telah mengirim tambahan pasukan ke ibu Sugapa. Paulus juga telah meminta bantuan pasukan dari Mabes Polri sebanyak dua kompi atau setara dengan 200 personel.
(sur/abm)
Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan, lembaganya masih terus mengumpulkan informasi seputar kerusuhan di ibu kota Kabupaten Intan Jaya itu.
"Dari laporan yang saya terima, korban yang meninggal bernama Kolenga Wenda (45)," kata Paulus Waterpauw di Jayapura, seperti diberitakan Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari ini, bentrokan antarpendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Intan Jaya kerusuhan masih terus berlanjut.
Untuk mengantisipasi kerusuhan susulan, Polda Papua telah mengirim tambahan pasukan ke ibu Sugapa. Paulus juga telah meminta bantuan pasukan dari Mabes Polri sebanyak dua kompi atau setara dengan 200 personel.