“Kami belum mengetahui kondisinya, masih diperiksa tim kesehatan,” Kepala Polda Bandung Inspektur Jenderal Anton Charliyan dalam wawancara dengan radio Elhinta, Jakarta (27/2).
Anton mengatakan sejak awal dia memerintahkan agar petugas tak memberikan tembakan mati, hanya untuk melumpuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi pun masih menyelidiki bom yang dibuat oleh pelaku. Bom yang berdaya ledak rendah ini merupakan bom panci presto hasil rakitan.
“Tas ransel dan senjata api masih diselidiki, kami mengecek apakah senjata itu rakitan atau mendapatkannya dari mana,” kata Anton.