Ahok, sapaan Basuki, mengatakan, peresmian makam keramat itu sebagai cagar budaya adalah upaya untuk menjaganya.
"Yang penting niatnya benar. Kalau benar kenapa takut, nggak ada politik ini. Saya datang biar makam bisa dijaga," kata Ahok saat peresmian seperti dilansir dari Detikcom.
Lihat juga:Giliran Djarot Bersalaman dengan Raja Salman |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dijadikanya lokasi ini sebagai cagar budaya, maka lokasi makam itu tidak akan dijadikan kawasan industri. Lahan yang belum ada sertifikatnya juga akan dibantu agar memiliki dokumen kepemilikan.
Ahok mengatakan, ada sejumlah orang yang tak ingin makam Mbah Priok jadi kawasan wisata religi untuk umat Islam berziarah.
Ahok meminta SK itu direvisi untuk ia tandatangani. "Saya mau jadikan ini kawasan wisata religi, apa yang diduga lagi? ini sudah lebih dari 50 tahun," katanya.
Makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad atau Mbah Priok di kawasan Koja, Jakarta Utara. ( AFP PHOTO / ADEK BERRY) |
Tahun 2010 kawasan ini sempat akan ditertibkan karena masih adanya sengketa lahan. Namun upaya penggusuran dihadang, warga melawan petugas.
Bentrokan pun tak bisa dihindarkan. Sejumlah warga dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja tewas dalam insiden tersebut dan puluhan lainya terluka. Penggusuran kemudian dibatalkan hingga kini.
Makam Habib Hasan bin Muhammad al Haddad atau Mbah Priok di kawasan Koja, Jakarta Utara. ( AFP PHOTO / ADEK BERRY)