Menyusul Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengaku menerima cenderamata berupa pedang. Ia berkata, pedang itu tidak ditujukan kepadanya secara pribadi, tapi Kementerian Luar Negeri secara institusi.
"Kalau ada sesuatu yang ingin saya sembunyikan, tidak akan saya potret. Kalau dipotret kan ada buktinya," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Osama tidak memberikan pedang tersebut saat Raja Salman berada di Indonesia, melainkan ketika Osama berkunjung ke kantor Retno tanggal 13 Januari lalu.
Retno hanya tersenyum sambil meninggalkan Istana Kepresidenan ketika dikonfirmasi kemungkinan melaporkan pedang itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sebelumnya, Polri melaporkan pedang yang diterima Tito Karnavian dari Osama kepada KPK. Pedang itu dibawa Kepala Koordinator Sekretaris Pribadi Kapolri Komisaris Besar Dadang Hartanto dan diserahkan kepada Komisioner KPK Laode Syarief.
Sementara itu, Iriana Jokowi melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah menerima sejumlah perhiasan dan parfum dari Raja Salman. Pramono mengatakan, tidak ada pemberian hadiah dari Raja Salman kepada Iriana dan Jokowi.