“Kalau kita mendengarkan nama-nama yang disebut JPU pada hari ini terdapat nama-nama besar, termasuk orang-orang yang berada dan sangat dekat dengan penguasa,” ujar Doli kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/3).
Doli menyebut Setya Novanto, Olly Dondokambey, Yasonna Laoly, dan Ganjar Pranowo adalah orang-orang dekat Presiden Jokowi dan berada di lingkaran partai penguasa saat ini. “Tentu ini tantangan berat bagi KPK. Apakah bisa bebas dari intervensi kekuasaan untuk tidak tebang pilih bagi siapa pun yang terlibat dalam kasus ini,” tuturnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar ini menambahkan bahwa untuk tetap menjaga eksistensi dan citra partai politik serta DPR guna menjamin tetap terselenggaranya demokrasi dan pemerintahan dengan baik perlu ada pembedaan antara prilaku institusi dan prilaku individu.
Lihat juga:Mengusut Nama Besar di Korupsi Proyek e-KTP |
Lihat juga:Sumber Aliran Dana Proyek Pengadaan e-KTP |
"Jangan gunakan momentum untuk kepentingan agenda. Percayalah pak Novanto sendiri serahkan ke mekanisme hukum, kan sudah di proses. Jangan di barengi dengan hidden agenda," kata Agung di Hotel Redtop, Jakarta Pusat, Kamis (9/3).
Agung menjelaskan saat ini internal Partai Golkar sedang dalam kondisi yang baik. Ajang Pilkada Serentak 2017 pun membuat Partai Golkar semakin solid.
Ia berharap tidak ada pihak yang berusaha merusak Partai Golkar. Pasalnya ia mengetahui ada orang dari luar partai yang menghasut kader Partai Golkar.
"Jangan gunakan momentum ini untuk pecah lagi. Kecuali kalau pak Novanto tidak kooperatif, dia kan kooperatif. Jangan ambil posisi untuk menyalahkan," kata Agung.
(obs)