Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menegaskan informasi itu merupakan berita bohong alias hoax. Menurut Tito, isu itu sengaja disebar oleh oknum tak bertanggung jawab untuk meresahkan warga.
"Apalagi sekarang ini masa Pilkada. Ini untuk menakuti masyarakat. Saya selaku pimpinan kepolisian tegas mengatakan itu hoax," ujar Tito.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imbauan itu disampaikan personel Polres Lhokseumawe dengan berkeliling kota menggunakan alat pengeras suara di atas mobil.
Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, imbauan itu disampaikan agar kejadian di Madura beberapa hari terakhir tak lagi terulang.
Di Sumenep, Madura, dikabarkan tiga orang gila korban bulan-bulanan warga yang terprovokasi oleh isu penculikan anak. Warga beramai-ramai menangkap tiga orang gila itu ke polisi karena dikhawatirkan sebagai pelaku penculikan anak.
"Ini adalah bukti, semakin masyarakat terprovokasi, semakin terbentuk opini seakan-akan isu penculikan ini adalah benar," ujar Barung.
Orang tua di Lebak kini semakin awas menjaga dan mengawasi anak-anaknya karena takut buah hati mereka jadi korban penculikan.
Hal itu dipicu oleh isu penculikan siswi madrasah di Kampung Salahur, Rangkasbitung, yang membuat geger warga.
Meski kebenaran tentang isu tersebut belum terbukti, Oji tetap meminta masyarakat tetap waspada. "Kami berharap orang tua mengawasi dan menjaga anak-anaknya, terutama yang di bawah usia remaja agar tidak menjadi korban penculikan," kata Oji.
Stiker itu berisi imbauan agar siswa, guru, dan orang tua tidak resah terhadap isu penculikan yang kadung menyebar di masyarakat maupun media sosial.
"Pembagian dan penempelan stiker ini akan terus dilakukan ke sekolah-sekolah, balai desa, dan seluruh lapisan masyarakat," kata Kepala Polsek Bawang Ajun Komisaris Polisi Sutardiyana di Banjarnegara.
Dia berharap seluruh lapisan masyarakat tidak sembarangan menerima apalagi menyebar sebuah kabar yang belum diketahui kebenarannya.
"Apabila ada suatu berita tertentu, jangan langsung disebar ulang melalui WA (whatssapp) atau BBM (blackberry messenger), kita cek dulu," katanya.