Jokowi berharap kerukunan tetap terjaga di Indonesia sebagai negara besar yang terbentuk dari 34 provinsi, 516 kabupaten/kota, 714 suku, dan 1100 bahasa lokal.
"Saya titip utamanya para ulama, agar disebarkan, diingatkan, dipahamkan kalau kita beragam. Ini anugerah Allah bagi Indonesia," ujar Jokowi di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (24/3).
Lihat juga:Guyon Jokowi Soal Anti Rokok dan Cinta Suami |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kawasan Barus dulunya merupakan sebuah bandar besar di Indonesia. Sehingga, banyak negara, terutama Timur Tengah pernah berlabuh di Barus untuk berdagang bahkan menyebarkan agama Islam.
Somba Marhula-hula merupakan istilah yang bermakna bahwa setiap orang harus menghormati hula-hula yang merupakan saudara laki-laki dari pihak istri.
Elek Marboru bermakna kelemah-lembutan dalam bersikap terhadap boru perempuan yang merupakan saudara perempuan. Sementara Manat Mardongan Tubu berarti bahwa setiap orang harus akur terhadap saudara semarga.
Jokowi menghendaki simbol itu bisa menjadi pegangan falsafah seluruh masyarakat di Indonesia. DIa menginginkan kedamaian antarsuku, agama, dan ras tetap dirawat dan tak rusak hanya karena kepentingan politik semata.
"(Perpecahan) harus dihindari. Jangan dicampuradukan politik dan agama. Dipisah betul. Sehingga rakyat tahu mana agama, mana politik dipisah," tuturnya.