Aksi yang digagas Forum Umat Islam (FUI) itu akan diikuti sejumlah organisasi kemasyarakatan ormas Islam. Salah satunya adalah Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi).
Ketua Umum Pengurus Pusat Parmusi Usamah Hisyam menjelaskan, alasan pihaknya bergabung dalam Aksi 313 ini karena kesamaan dengan kesepakatan internal organisasi, yakni meminta Ahok dicopot dari kursi DKI 1. Menurutnya, Parmusi siap menopang gerakan yang terpusat di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usamah menyatakan kader-kader Parmusi di daerah, terutama di Pulau Jawa akan bergabung dengan ormas Islam lainnya di Jakarta. Aksi 313 ini akan lebih dulu melaksanakan Salat Jumat di Masjid Istiqlal, sebelum long march ke Istana Merdeka, tempat Presiden Joko Widodo berkantor.
Namun, Usamah belum bisa memastikan berapa massa yang akan turun ke jalan dalam Aksi 313 nanti. Menurutnya, hal teknis yang lebih mengetahuinya yakni Sekretaris Jenderal FUI, Muhammad Al Khaththath, selaku penanggungjawab Aksi 313.
GNPF Masih Berkoordinasi
Rencana Aksi 313 yang kini digagas FUI ternyata belum diketahui secara pasti oleh pengurus Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI). Hal tersebut disampaikan kuasa hukum GNPF-MUI, Kapitra Ampera.
Kapitra tak mendapat informasi menyeluruh mengenai persiapan Aksi 313 itu. Saat ini, pihaknya justru bingung karena akan ada aksi mahasiswa juga di tanggal yang sama pada Jumat (31/3) di depan Gedung DPR/MPR.
"Ini saya bingung, informasi agak nggak jelas ini. Ada mahasiswa juga ke DPR di tanggal yang sama," ujarnya.
Menurut Kapitra, dirinya saat ini masih mencoba menghubungi Al Khaththath, selaku penanggungjawab Aksi 313. Pasalnya, sejak semalam Al Khaththath belum bisa dihubungi pihaknya. Kapitra pun tak bisa bicara lebih jauh mengenai Aksi 313 ini.