Empat perlintasan yang akan diuji coba yakni di Jalan Pejompongan I, Pasar Minggu, TB Simatupang, dan Pondok Kopi.
“Penertiban (penutupan perlintasan) ini untuk keselamatan warga Jakarta," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat uji coba penutupan perlintasan kereta api di Pejompongan 1, kendaraan dari arah Jl. Tentara Pelajar menuju arah selatan (Jl. Tentara Pelajar/Permata Hijau) yang biasa melalui pelintasan akan diarahkan berputar di U-turn Jl. Penjernihan (sebelum SPBU).
Selama uji coba, kendaraan dari arah Jl. Depok menuju Pasar Rebo, akan diarahkan berputar di depan Department Store Robinson Pasar Minggu, selanjutnya melalui underpass. Atau kendaraan dapat berputar di depan Kementerian Pertanian.
Terkait rekayasa lalu lintasnya, kendaraan dari arah Jl. Kalibata menuju Pasar Rebo akan diarahkan turun melalui underpass untuk melewati Jl. Tanjung Barat Raya.
Sementara di sekitar perlintasan kereta Pondok Kopi, akan dilakukan sosialisasi mulai 20 hingga 27 April 2017. Sementara ujicoba akan dilaksanankan pada 28 April hingga 19 Mei. Setelah evaluasi pada 23 Mei, baru diputuskan akan dilanjutkan atau ditunda.
Bagi kendaraan dari arah Jl. I Gusti Ngurah Rai menuju Jl. Penggilingan akan diarahkan naik melalui flyover. Sedangkan yang dari arah Jl. Penggilingan ke Pondok Kopi akan diarahkan melalui flyover untuk berputar di Jl. I Gusti Ngurah Rai.
Priyanto mengatakan bahwa perubahan rute ini nantinya pasti akan berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat. Waktu perjalanan yang dibutuhkan juga akan bertambah lama, mengingat meningkatnya volume kendaraan para ruas jalur alternatif. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi lebih lanjut untuk kemudian dilanjutkan ke 10 jalur perlintasan kereta api lainnya.