"Dari enam hanya satu pelaku teridentifikasi bernama Satria Aditama yang kita pastikan dari paspor yang kita amankan," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Mapolres Tuban, Sabtu (7/4) malam.
5 identitas terduga teroris lainnya, Machfud mengaku masih akan melakukan identifikasi dengan membawa seluruh jenazah ke RS H.S Samsoeri Mertojoso Bhayangkara Polda Jatim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain buku paspor dan beberapa handphone milik terduga teroris, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya yakni enam pucuk senjata api rakitan jenis pistol, enam pisau sangkur, 1 box berisi peluru tajam serta 2 buku saku tentang jihad dan 4 helm, jaket, tas ransel maupu tas selempang milik pelaku.
Setelah dilakukan pengejaran dan penghadangan, Mobil Terios ditinggalkan pelaku di tepi jalan. Seluruh penumpang dan sopirnya kabur ke kebun di sekitar perkampungan Desa Beji, Kecamatan Jenu. Brimob dan Densus Antiteror 88 melakukan pengepungan dan terjadi baku tembak. Aksi baku tembak itu menewaskan keenam terduga teroris.