"Tiga dari total empat desa di dua kecamatan terisolasi karena bencana banjir bandang Selasa petang sudah bisa dilalui kendaraan," kata Koordinator Pos SAR Kutacane, Risky Hidayat di Kutacane, Jumat (14/4).
Menurutnya, tiga wilayah desa tersebut berada di Kecamatan Lawe Sigala Gala yakni Lawe Tua Gabungan, Lawe Tua Makmur, dan Lawe Tua Persatuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi terkini, air juga sudah mulai surut. Tapi masih terdapat beberapa titik seperti Desa Batu Dua Ratus, Kecamatan Lawe Sigala Gala, masih mengalir dari lereng gunung melewati jalan raya lintas," katanya.
Ricardo (35), sopir angkutan penumpang rute Medan-Kutacane mengatakan, jalan lintas nasional menghubungkan Kutacane menuju Medan masih ditutup akibat material dari bencana banjir bandang.
"Hingga kini, kami harus melewati jalan alternatif menuju Medan. Tidak diizinkan polisi lalulitas setempat," katanya.
Ia mengatakan, polisi lalu lintas telah memasang plang sebagai tanda dialihkan arus kendaraan mulai Simpang Semadam, Kecamatan Semadam.
Berdasar laporan Antara, banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Selasa lalu mengakibatkan tewasnya dua orang, merusak 452 rumah warga, satu masjid dan sekolah, dua gereja, dan satu jembatan putus total.
Wilayah Aceh Tenggara memiliki 16 kecamatan dengan 385 desa, dan 282 desa diantaranya berada di lembah serta 103 desa terletak di lereng pengunungan.
Kabupaten ini terletak dibagian Tengah dari Provinsi Aceh yang dikelilingi pegunungan seperti Taman Nasional Gunung Leuser dan Bukit Barisan.