Pimpinan FPI DKI Jakarta Muhsin Alatas menjelaskan tak hanya polisi yang diminta untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Tentara Nasional Indonesia (TNI) pun didesak untuk membantu Polisi membongkar pelaku pembakaran mobil tersebut.
Tak lupa, Muhsin mengingatkan agar dua lembaga tersebut jangan berhenti di aktor intelektualnya tapi juga mencari siapa penyandang dana dari aksi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhsin lantas mengingatkan agar laskar FPI serta seluruh elemen organisasi Islam lainnya untuk tidak mengambil tindakan sendiri. Dia ingin agar aparat kepolisian diberikan ruang untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
Imbauan itu diberikan Muhsin agar masyarakat atau umat Muslim tetap tenang dan fokus untuk memenangkan calon gubernur muslim di putaran dua Pilkada DKI Jakarta ini.
"Kami menyerukan umat Islam tetap tenang, selalu waspada, dan tak terprovokasi agar bisa fokus pada pemenangan calon gubernur muslim pada Pilkada DKI Jakarta," katanya.
Sebelumnya Juru Bicara FPI Slamet Maarif menyebut peristiwa terbakarnya mobil Toyota Avanza pada Ahad dini hari di kawasan Cawang, Jakarta Timur, sebagai bentuk teror. Alasannya, mobil yang dibakar berdekatan dengan jamaah yang melangsungkan tablig akbar Isra Miraj yang dihadiri pentolan FPI Rizieq Shihab.
“Mobil yang diparkir di sekitar lokasi acara dibakar dan diluncurkan ke arah jemaah,” kata juru bicara FPI, saat dikonfirmasi CNNINdonesia.com.
Kabar terjadinya dugaan teror atas peristiwa itu disebarkan dalam bentuk broadcast whatsapp dan juga akun media sosial milik FPI.
"Masyarakat jangan terpengaruh dengan berita yang tidak pas. Polisi masih melakukan penyelidikan," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono seperti dilansir dari detikcom.
Argo meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan pesan yang justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Masyarakat diminta untuk mempercayakan proses penyelidikan ke aparat polisi.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo. Andry meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang meresahkan.