Kahar adalah salah satu orang dekat Ketua Umum Setya Novanto. Ia menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan Setya Novanto pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar, beberapa waktu lalu.
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham menjelaskan pergantian itu bukan karena Kahar gagal menjalankan perintah partai. Idrus juga membantah ada gejolak politik di balik kebijakan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pergantian itu, Idrus berharap Kahar bisa lebih fokus bekerja sebagai Ketua Koordinator bidang Kepartaian. Salah satu tugas utamanya adalah meloloskan Golkar dari proses verifikasi partai politik pada Juni 2017.
"Kalau pencopotan kan ada kesalahan, tidak ada pencopotan, namun untuk memacu kinerja," ujarnya.
"Nanti akan kami sampaikan penggantinya karena sedang diproses dalam jangka waktu yang singkat sudah ada," katanya.