Boy akan menggantikan Inspektur Jenderal Paulus Waterpau sebagai orang nomor satu di Polda Papua. Sementara Paulus akan ditarik ke Mabes Polri menjadi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.
Kursi Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri saat ini diduduki oleh Setyo yang menggantikan Boy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu juga ada sejumlah posisi lain yang diatur dalam telegram itu. Seperti Inspektur Jenderal Imam Budi Supeno yang dimutasi dari Staf Ahli Manajemen Kapolri menjadi Analisis Kebijakan Utama bidang Akademi Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Dalam mutasi kali ini, sejumlah kursi jabatan kapolda juga diganti. Di antaranya, Inspektur Jenderal Deden Juhara yang diangkat menjadi Kapolda Maluku menggantikan Brigadir Jenderal Ilham Salahudin yang dimutasi menjadi Widyaiswara Utama Sekretaris Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Kemudian, Brigadir Jenderal Priyo Widyanto diangkat menjadi Kapolda Jambi, menggantikan Brigadir Jenderal Yazid Fanani yang dimutasi menjadi Pejabat Tinggi di Badan Intelijen Negara (BIN).
Martinus mengatakan mutasi ini merupakan kebutuhan organisasi, penyegaran, jenjang karier, dan kaderisasi di tubuh Korps Bhayangkara.
"Ini bagian dari kebutuhan organisasi dan penyegaran bagi suatu organisasi, suatu unit kerja," katanya.