Kecelakaan di Puncak Ciloto Diduga Akibat Rem Bus Blong
CNN Indonesia
Minggu, 30 Apr 2017 14:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan beruntun yang menewaskan 11 orang di Jalan Raya Puncak, Ciloto, Cianjur, Jawa Barat diduga disebabkan rem blong. Bus Kitrans bernomor polisi B 7057 BGA tak dapat dikendalikan karena remnya tak berfungsi.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus, saat kejadian lalu lintas di lokasi kecelakaan sedang macet. Bus menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor sebelum terguling ke arean perkebunan warga.
"Kecelakaan lalu linta diakibatkan bus pariwisata diperkirakan rem blong," kata Yusri dalam keterangan tertulisnya.
Bus menabrak tiga mobil pribadi, satu angkutan umum, dan empat sepeda motor.
Bus dan beberapa kendaraan lainnya terperosok ke tebing. Akibat kecelakaan, 11 orang tewas. Belum diketahui jumlah penumpang yang terluka dalam kejadian ini.
Para korban menurut Yusri segera dilarikan ke Rumah Sakit Cimacan.
Evakuasi masih terus dilakukan. Akibat kecelakaan ini kemacetan panjang terjadi di Jalur Puncak. Kemacetan mencapai belasan kilometer.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus, saat kejadian lalu lintas di lokasi kecelakaan sedang macet. Bus menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor sebelum terguling ke arean perkebunan warga.
Bus menabrak tiga mobil pribadi, satu angkutan umum, dan empat sepeda motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 11 orang dikabarkan tewas karena kecelaaan di Ciloto. (Screenshot via Twitter/@tmcpoldametro) |
Evakuasi masih terus dilakukan. Akibat kecelakaan ini kemacetan panjang terjadi di Jalur Puncak. Kemacetan mencapai belasan kilometer.
Sebanyak 11 orang dikabarkan tewas karena kecelaaan di Ciloto. (Screenshot via Twitter/@tmcpoldametro)