Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan menyebut kecelakaan tak akan terjadi bila pemerintah serius dalam hal pengawasan. "Pengawasannya tidak ada, makanya ini terus terjadi," ucap Tigor kepada CNNIndonesia.com melalui telepon, Minggu (30/4).
Satu pekan sebelumnya, kecelakaan serupa terjadi di Jalan Raya Puncak, kawasan Gadog, Kabupaten Bogor. Rem sebuah bus tak berfungsi sehingga menabrak kendaraan di depannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada empat kendaraan roda empat dan empat roda dua yang terlibat kecelakaan beruntun," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur Ajun Komisari Erik Prakarsa seperti dilansir dari Detikcom.
Soal penyebab kecelakaan, Tigor menduga ada dua faktor yang memungkinkan, yaitu kendaraan tak layak jalan dan supir ugal-ugalan. Padahal menurutnya, di masa liburan seperti ini Kemenhub dan polisi seharusnya memperketat pengawasan.
Tigor menyayangkan terjadinya lagi kecelakaan, apalagi secara beruntun. Padahal pengawasan terhadap kendaraan seharusnya sudah bisa jadi perhatian karena lemahnya pengawasan yang berujung merenggut nyawa bak cerita kaset lama. Terjadi berulang-ulang.
"Menteri Perhubungan harus lebih tegas. Bahkan Presiden menurut saya harus menegur Menhub karena kejadian seperti ini terulang kembali," pungkas Tigor.
Lihat juga:Kecelakaan Bus di Libur Panjang |