Hal ini diungkapkan Isnu saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (4/5).
"Andi yang saya kenal pengusaha. Dia mungkin seperti cawe-cawe," ujar Isnu saat memberikan keterangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bos Pemenang Tender Bersaksi di Sidang e-KTP |
"Iya benar," jawab Isnu.
Isnu bertemu dengan berbagai pihak swasta yang akan menggarap proyek e-KTP. Dalam pertemuan di ruko tersebut, ia mendengarkan presentasi dari sejumlah pihak terkait proyek e-KTP.
Namun Isnu membantah saat disinggung majelis hakim bahwa pertemuan itu bertujuan menentukan konsorsium PNRI sebagai pemenang tender proyek e-KTP. Isnu mengatakan dirinya hanya mengikuti pertemuan di ruko Fatmawati sebanyak tiga kali.
"Saya hanya bahas teknologi dan penerapan e-KTP di Indonesia. Kami diskusi agar proyek ini disesuaikan dengan tren yang ada," tuturnya.