"Kalau yang saat ini masuk ke Istiqlal sudah puluhan ribu. Mungkin akan bertambah karena saya lihat masih ada yang di jalan," kata Kepala Protokol Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Salam kepada CNNIndonesia.com, Jumat (5/5).
Abu mengaku belum menerima pemberitahuan jumlah peserta aksi, sehingga ia tidak bisa memastikan jumlah peserta yang akan hadir ke Masjid Istiqlal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:GNPF MUI: Aksi Bela Islam 55 adalah Puncak |
"Bila lantai satu Masjid Istiqlal penuh, kurang lebih jumlah peserta mencapai 200 ribu orang. Kemudian bila semua lantai dipenuhi peserta sampai lantai lima maka jumlah peserta sekitar 261 ribu orang," kata Abu.
"Kalau koordinasi yang baik, hasilnya juga baik," kata Abu.
Lihat juga:GNPF 'Pasrah' Soal Putusan Hukum Ahok |
Selain dipadati peserta aksi, kawasan Masjid Istiqlal juga dipadati pedagang kaki lima. Mulai dari pedagang makanan sampai aksesoris memadati halaman masjid sejak pagi.
Di halaman Masjid, juga terdapat Posko Logistik yang menyediakan logistik, makanan ringan dan minuman ringan.
Aksi hari ini digagas GNPF MUI. Mereka akan melakukan long march ke Mahkamah Agung, menuntut independensi hakim dalam memutus perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda metro Jaya Kombes Argo Yuwono meminta GNPF MUI untuk membatalkan aksi. Karena, menurutnya, aksi itu berpotensi mengganggu ketertiban dan merusak fasilitas umum.
"Kami berharap tidak ada yang turun ke jalan," ujarnya.
Lihat juga:Rizieq Shihab Tak Ikut Aksi Bela Islam 55 |