Ahok dipindahkan dini hari tadi dalam kawalan petugas rutan dan polisi, didampingi Veronica, istrinya.
"Itu karena alasan keamanan. Di dalam juga ada narapidana teroris. Ada juga setelah data kami lihat, yang enggak memilih Ahok banyak," kata Yasonna di kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta, Rabu (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yasonna menolak yang dilakukan kepada Ahok merupakan perlakuan spesial. Menurutnya, sejak dulu sudah biasa orang dipindahkan ke Markas Komando Brimob.
Sebelumnya, Kepala Rumah Tahanan Cipinang Asep Sutandar mengatakan pemindahan Ahok disebabkan kelebihan kapasitas penghuni Rutan.
"Memang keamanan dan fasilitas di Rutan sangat kurang. Belum lagi penghuni Rutan itu kan sampai 3.700," kata Asep ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com di Jakarta, Rabu (10/5).
Lihat juga:Ahok Tak Ingin Dikunjungi di Mako Brimob |
"Dikhwatirkan, kalau hari-hari (Ahok) ada di sini, sementara pedemo berkonsentasi di sini, pekerjaan pasti terganggu, termasuk warga di dalam kan. Tamu ke dalam sulit nantinya," jelas Asep.