"Kami indikasikan ada penyusup di pintu dua, Rumah Sakit Brimob. Yang bersangkutan melintas di situ, anggota Brimob perintahkan untuk berhenti, tapi tetap lari," kata Awi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/5).
Menurutnya, kedua orang tersebut akhirnya berhenti setelah anggota Provost melepaskan tembakan peringatan ke udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu juga mengaku belum mengetahui identitas dua orang tersebut. "(Tujuannya) belum tahu, masih diperiksa. Masih digali tujuannya apa, mengapa harus menerobos pintu dua.
Salah satu polisi berpakaian bebas yang turut mengamankan dua orang tersebut mengatakan, bahwa mereka berdua tak bisa menunjukan kartu identitasnya saat ditanya petugas. Mereka juga tak menjawab saat ditanya maksud dirinya masuk ke Mako Brimob.
"Tadi dua orang itu ditanya diam saja, masuk lewat samping sepertinya," kata polisi tersebut tanpa mau disebutkan namanya, Rabu (10/5).
Mako Brimob iketahui menjadi tempat penahanan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, setelah sempat ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Ahok ditahan usai divonis dua tahun penjara.
Pengamanan di depan pintu utama Mako Brimob pun tampak mulai diperketat. Bahkan, empat anjing pelacak dari satuan K9 Mabes Polri diterjunkan untuk mengantisipasi kericuhan.
Seperti diketahui, Ahok divonis bersalah melakukan penodaan agama sebagaima diatur dalam Pasal 156 huruf a KUHP. Ahok divonis 2 tahun penjara dan diperintahkan untuk langsung ditahan. Ahok langsung mengajukan banding atas vonis tersebut.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo lantas menunjuk Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat untuk mengisi posisi pelaksana tugas gubernur. Pengangkatan ini dilakukan agar tak terjadi kekosongan di tubuh Pemerintahan Provinsi DKI.