Berdasarkan pemeriksaan polisi, pria bernama Murdini (27) dan Andi (36) itu hendak mencuri di tengah kerumunan orang yang mendatangi Mako Brimob untuk memberikan dukungan kepada terpidana kasus Penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama.
"Kedua pelaku mengakui bahwa maksud dan tujuan akan melakukan pencurian tas di seputaran Kelapa Dua, Depok. Keduanya tidak punya KTP atau identitas," kata Kepala Bagian Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat anggota Provost meminta identitas atau tanda pengenal, Murdini dan Andi malah melemparkan sebuah tas kulit berwarna coklat yang tengah dipegangnya dan langsung melarikan diri.
"Modusnya orang tersebut memakai jaket salah satu ojek online, padahal bukan (profesi) yang sebenarnya," tutur Rikwanto.
Sejumlah orang mendatangi Mako Brimob, lokasi penahanan gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ahok dipindah ke Mako Brimob setelah sempat ditahan di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur.
Polisi menjaga ketat pintu utama Mako Brimob. Empat anjing pelacak dari satuan K9 Mabes Polri diterjunkan untuk mengantisipasi kericuhan.
Lihat juga:Mako Brimob Tolak Karangan Bunga untuk Ahok |