"Kesimpulannya, foto yang diserahkan penyidik kepada Inafis adalah asli dan bukan rekayasa," kata Heri seperti dikutip dari Antara, Senin (16/5).
Heri yang ahli pengenal wajah atau face recognition, menjelaskan pemeriksaan dengan cara membandingkan dokumentasi dari situs dan foto yang diambil penyidik saat memeriksa Firza.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian ketiga "adobe photoshop" CS 6 yang sudah dimodifikasi untuk memperbesar identifikasi "pixel" sambungan dan tingkat kerapatan.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerima Laporan Polisi Nomor : LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein.
Laporan ini bermula dari "screen shot" percakapan bermuatan pornografi antara pria diduga Rizieq Shihab dan seorang perempuan mengatasnamakan Firza pada Minggu (29/1). Percakapan ini viral di media sosial.
Selesai umroh, dia terbang ke Malaysia, namun kembali lagi ke Arab Saudi karena tak mau dipermalukan dalam kasus dugaan percakapan berkonten pornografi yang kini tengah diusut polisi.
Ketua Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera mengatakan, Rizieq pada Sabtu pekan lalu (13/5) berniat pulang ke Indonesia.
Setelah mengetahui kepolisian serius mengusut kasus yang melibatkan Firza Husein, kata Kapitra, Rizieq memilih balik badan dan kembali ke Arab Saudi.
Kapitra menyebut polisi telah menargetkan untuk memperkarakan dugaan percakapan berkonten ponografi yang dia anggap tidak memiliki peristiwa hukum.