Novel adalah Ketua Wadah Pegawai KPK. Status itu salah satu pembeda Novel dengan karyawan KPK lainnya.
Selain Novel, KPK tercatat memiliki 93 penyidik lain. Seperti Novel, mayoritas penyidik itu merupakan perwira kepolisian yang ditugaskan sementara di KPK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Indonesia Memanggil jilid berikutnya digelar, KPK justru fokus menyeleksi pegawai untuk mengisi pos pengaduan masyarakat, gratifikasi, dan pencatatan laporan harta kekayaan penyelenggara negara.
Lihat juga:Tantangan Penyidik KPK: Diserang Luar Dalam |
Novel Baswedan bersama dua penyidik KPK lainnya, Ambarita Damanik dan Irwan Santoso bersaksi pada kasus dugaan korupsi proyek e-KTP di Jakarta, 30 Maret lalu. ( ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
Abdul menilai, Novel adalah sosok yang terbukti memenuhi kriteria tersebut. Novel yang lulus dari Akpol pada 1998 rela melewatkan peluang promosi di Polri untuk tetap bekerja di KPK.
"Novel mempunyai kelebihan itu sehingga keberadaannya mempengaruhi kinerja KPK," ujar Abdul kepada CNNIndonesia.com.
Kekhawatiran Abdul adalah loyalitas ganda penyidik yang berpotensi menghambat penindakan hukum. Apalagi, katanya, kasus korupsi tak jarang melibatkan orang penting dari institusi penegak hukum lain.
"Novel merupakan salah satu titik kuat KPK sehingga selalu diincaran dalam konteks pelemahan KPK," ucapnya.
