Alfian mengaku sedang tidak berada di Jakarta. Menurutnya, kondisi saat ini tak memungkinkan untuk datang memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya.
"Tadi pihak kepolisian sudah menghubungi saya. Saya belum bisa hadir, masih di luar kota. Tidak keburu kalau sekarang," kata Alfian saat dihubungi, Kamis (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alfian adalah sosok yang pernah akan dilaporkan oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Teten Masduki ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Senin (27/1) silam.
Teten berencana melaporkan setelah Alfian menyebut Teten anggota PKI dan KSP sebagai sarang PKI.
"Kami melaporkan tindak pidana fitnah, pencemaran nama baik dan menyebarkan konten negatif di media sosial yang diduga dilakukan oleh seorang bernama Alfian Tanjung," kata Penasihat hukum Teten, Ifdhal Kasim, kala itu.
Lihat juga:Jokowi: Kalau PKI Muncul Gebuk Saja |
“Kami menolak dan sangat berkeberatan dengan ucapan serta perkataan Saudara Alfian Tanjung yang saat ini beredar luas menjadi viral di media sosial,” ujar Kamal dalam keterangan tertulis.
Kamal menyebutkan, Alfian menuding Nezar bagian dari kader PKI, selain Teten Masduki, Urip Supriyanto, Budiman Sudjatmiko, dan Waluyo Jati. Alfian menuduh mereka menjadikan Istana Negara sebagai sarang PKI karena kerap rapat tiap malam sejak Mei 2016.