Permintaan itu disampaikan Presiden Jokowi saat bertemu 100 anggota Forum Kerukunan Umat Beragama se-Indonesia di Istana Bogor.
Jokowi meminta agar sekecil apapun masalah di masyarakat tak dibiarkan berbulan-bulan. Permasalahan terutama di daerah diharapkan selesai segera dan secara baik-baik.
"Saya titip agar jika ada percikan sekecil apapun, selesaikan. Pada saat api masih sangat kecil, ingatkan yang bergesekan bahwa kita berbeda tapi bersaudara sebangsa dan setanah air," ujar Jokowi, Selasa (23/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kerap bertemu tokoh lintas agama.
Dalam setiap kesempatan, ia selalu menegaskan seluruh warga Indonesia bersaudara meski berbeda-beda. Persatuan dalam perbedaan yang terjalin selama ini menjadi perhatian banyak negara sahabat.
Saat bertemu Jokowi, Presiden Ashraf mengatakan negaranya kaya raya terutama atas emas, minyak, dan gas. Namun, kondisi di negara itu kini diramaikan pertikaian besar yang menyebabkan Afghanistan terbagi menjadi 40 fraksi yang sulit dirukunkan.
Lihat juga:Jokowi: Jangan Main-Main dengan APBN |
"Pesan beliau jaga betul kerukunan. Jangan biarkan 250 juta penduduk berantem karena 100-2000 orang. Jangan korbankan rakyat, mengaca dari pengalaman Afghanistan," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.