Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan sedikitnya tiga saksi yang ada dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Bripda Goldino, Bripda Haryo, dan Bripda Hendro.
Dia menuturkan ketiganya sedang dinas untuk aksi obor, dan saat itu sedang makan pecel lele. Saksi, kata Setyo, mendengar ledakan pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka melihat empat korban tergeletak dan saat ingin mengevakuasi, ledakan kedua kembali terjadi. Setyo menuturkan lokasi ledakan pertama dan kedua berjarak sekitar 10 meter saja.
Sementara jumlah korban luka mencapai 10 orang, di antaranya lima orang anggota polisi dan lima warga sipil.
Kepolisian menduga bom itu terkait dengan jaringan ISIS. Dugaan berawal dari pola serangan yang hampir sama dengan beberapa peristiwa lain di dunia.