Sugito yang merupakan Irjen Kementerian Desa PDTT, kata Eko, sempat mengikuti rapat dengan seluruh pejabat eselon satu yang dipimpinnya.
"Sebelum penangkapan itu kita masih meeting sampai sore, sama seluruh eselon I di ruangan meeting saya. Jadi kira-kira ada 20 orang-an meeting, saya masih marah-marah di situ," ujar Eko di kantornya, Jakarta, Sabtu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu dia tunjukan saat selesai rapat sekitar pukul 7 malam dirinya ditelepon Sekjen Kementerian Desa PDTT. "Pak sekjen menelefon saya 'KPK menyegel beberapa ruangan kita'," ujarnya.
Setelahnya, Eko mencoba langsung menghubungi Sugito. Sayangnya upaya itu tidak membuahkan hasil lantaran tidak diangkat. Lantas, dia pun memerintahkan biro hukum menyambangi KPK untuk mencari informasi.
Eko menambahkan dirinya jarang menemui Sugito atau pejabat lainnya secara empat mata. Jika pun pertemuan dilakukan berdua, maka staf Eko disebut ikut hadir.
"Kemarin masih ada ketemu juga. Membahas supaya penyerapan anggaran kita lebih banyak," ujar Eko.