Banjir yang melanda Tolitoli telah merenggut nyawa, menghilangkan warga, dan berdampak pada puluhan ribu kepala keluarga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, banjir Tolitoli tercatat telah merenggut dua jiwa dan dua orang lainnya dinyatakan hilang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara korban yang dinyatakan masih hilang adalah Mea (43) dan Sastro (41). Keduanya merupakan nelayan warga Dusun Doyan. Mereka sebelumnya dikabarkan hendak menyelamatkan kapal ikan Mutiara Indah, namun akhirnya terbawa arus banjir.
Lihat juga:BPNB Catat 1.087 Bencana Terjadi Selama 2017 |
Hujan saat ini dilaporkan masih mengguyur daerah penghasil cengkih terbesar di Provinsi Sulteng itu sehingga cukup menyulitkan evakuasi para korban.
Masih ada sejumlah wilayah yang sulit dijangkau karena terendam dan akses jalan di beberapa titik permukiman masyarakat terputus akibat jembatan putus dan tanah longsor.
Pengungsi masih berada di lokasi yang disediakan BPBD Provinsi Sulteng dan Pemkab Tolitoli.
Kerugian harta benda akibat bencana yang melanda Kabupaten Tolitoli itu masih dalam penghitungan.