Dokter yang merawat Novel di Singapura telah melakukan operasi membran sel mata terhadap Novel pada Kamis (18/5).
"Untuk mata kiri memang dokter memutuskan untuk melakukan pencopotan terhadap membran yang dipasang dan lensa kontak yang dipasang di mata kiri tersebut, karena ada pengaruh tekanan yang cukup kuat dari mata," kata Febri di Jakarta, Selasa (6/6) seperti dilansir dari Antara.
Lihat juga:Komnas HAM Kaji Pembentukan TGPF Kasus Novel |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Febri juga menyatakan KPK masih terus berkoordinasi dengan tim dari Kepolisian agar kasus tersebut segera menemui titik terang dan pelakunya bisa ditemukan.
Novel adalah salah satu penyidik senior KPK yang menangani kasus korupsi pengadaan KTP-elektronik (e-KTP).
KPK hingga saat ini belum mendapat informasi perkembangan hasil investigasi dari tim Polda Metro Jaya terkait pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel tersebut.
Penyelidikan polisi juga mendapat sorotan dari kalangan aktivis.
Perwakilan masyarakat Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK Alghiffari Aqsa mengatakan, terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.
Kejanggalan lain, kata Alghiffari, adalah rekaman dalam Closed Circuit Television (CCTV) yang tidak dipublikasikan oleh polisi. Rekaman CCTV itu berasal dari lingkungan tempat tinggal Novel di kawasan Boulevard Kelapa Gading, Jakarta.