Fahri Hamzah Sebut Pimpinan PKS 'Jaim dan Lemas'

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Selasa, 06/06/2017 14:20 WIB
Fahri Hamzah Sebut Pimpinan PKS 'Jaim dan Lemas' Fahri Hamzah menyebut PKS saat ini membutuhkan pimpinan yang bisa membakar semangat kader, bukan sibuk mengurus pencitraan. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Keadilan Sejahtera Fahri Hamzah menyebut orang-orang yang mengisi jajaran pengurus partai di tingkat Dewan Pimpinan Partai tidak banyak mengerti persoalan di lapangan.

Alih-alih menjadi sosok pemimpin yang bisa ditiru kader, kata Fahri, pengurus DPP PKS saat ini lebih banyak sibuk menjaga pencitraan alias jaga image. Padahal menurutnya PKS saat ini membutuhkan pemimpin yang bisa membakar semangat kader.

"Kalau yang 'jaim-jaim' repot lah. Perlu orang yang mengakar ke bawah, bisa membawa semangat bagi kader. Kalau yang ini terus terang, lemas orangnya," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/6).
Meski demikian, Fahri enggan mengungkap jajaran pimpinan yang dimaksud. Dia pun mengklaim tidak mengetahui sosok pengganti pimpinan partai pada saat ini, termasuk sosok Anis Matta yang disebut-sebut akan kembali memimpin partai.


"Saya tidak tahu ya. Itu dinamika para elite. Tapi menurut saya daripada mati lemas, memang harus ada yang mengambil inisiatif. Seorang pembaru lah," kata wakil ketua DPR itu.

Fahri menyebut Anis Matta berhasil membawa PKS bangkit saat dilanda kasus korupsi sapi yang menjerat mantan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Padahal, kata dia, vonis itu dijatuhkan empat bulan menjelang pemilu.
Sebaliknya, menurut Fahri, pimpinan PKS saat ini terlalu banyak melakukan tindakan kontraproduktif, seperti aksi walk out sidang paripurna hingga larangan kepada kader untuk bertemu dengannya.

"Kader kan banyak sembunyi-sembunyi ketemu saya. Sebab, dilarang ketemu saya. Coba bayangkan, kok bisa PKS ini pimpinan membuat larangan kader ketemu saya," katanya.

Dengan demikian, pergantian pimpinan partai menurutnya tidak hanya sebatas di posisi presiden. Perlu ada sebuah tim yang bisa membawa perubahan bagi partai.
Fahri sebelumnya berencana mengusulkan pergantian Presiden PKS Sohibul Iman, kepada Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. Usulan itu diungkapkan setelah Fahri bertemu konstituen pemilihnya yang menanyakan kondisi PKS saat ini.

"Saya bilang PKS itu partai yang bgus. Partai islam itu harus ada. PKS itu partai bagus, cuma ya saya mengusulkan kepada Ketua Majelis Syuro agar presiden partainya diganti lah. Enggak bagus orang itu," kata Fahri usai buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR, Setya Novanto, tadi malam.