Menurut Sekretaris Jenderal Kemendagri Yuswandi Tumenggung, pembahasan ambang batas pencalonan presiden harus selesai pada 13 Juni, saat Pansus RUU Pemilu kembali menggelar rapat kerja. Dengan demikian, tidak perlu dilakukan voting di rapat paripurna.
"Happy ending saya punya keyakinan. Kalau dikatakan pemerintah tidak punya hak politik, iya. Tapi melihat kondisi itu pemerintah bisa berikan pandangan ke fraksi ada sesuatu lebih baik. Kita harap tidak (diputuskan) di paripurna, kecuali paripurna ada forum pembahasan," tutur Yuswandi di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, gabungan parpol yang menginginkan ambang batas pencalonan presiden di angka 20 persen. Kubu ini, dimotori tiga partai yakni, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, NasDem, dan Golkar.
"Hari selasa adalah final, tidak ada kita tunda-tunda lagi. Alhamdulillah kalau ada selama empat hari ini paket (soal isu krusial RUU Pemilu) yang bisa kita sepakati bersama, kalau tidak mau, kita voting," kata Lukman.