"Pada saudara HT akan dilakukan pemanggilan sebagai tersangka pada 4 Juli setelah lebaran nanti," kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto, di Mabes Polri, Jumat (24/6).
Rikwanto mengatakan, Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikeluarkan pada 15 Juni, telah diberitahukan kepada pihak-pihak terkait, termasuk Hary Tanoe.
"Surat pemberitahuan status yang bersangkutan juga sudah diberikan kepada HT sendiri, kepada pelapor, dan kepada jaksa," kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yulianto melaporkan Hary ke Siaga Bareskrim Polri atas dugaan melanggar Pasal 29 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). Laporan Polisi (LP) Yulianto terdaftar dengan Nomor LP/100/I/2016/Bareskrim.
Hary melaporkan keduanya dengan sangkaan melanggar Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, Fitnah, dan Keterangan Palsu serta Pasal 27 ayat (3) UU ITE.