Permintaan ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau arus balik di Stasiun Poncol Semarang, Kamis (29/6). Menurut Budi, balon udara yang diterbangkan dapat mengganggu navigasi dan pandangan pilot.
Selain itu, juga berpotensi tersangkut di badan pesawat sehingga dapat membahayakan penerbangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun depan akan kita kaji lagi. Kita carikan tempat yang ketinggiannya baik, sehingga tidak mengganggu, waktunya juga yang pas. Malah bisa dijadikan agenda wisata", tambah Budi.
PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang sebelumnya memperoleh laporan keberadaan sejumlah balon udara yang terbang di wilayah penerbangan di Ibu Kota Jawa Tengah tersebut.
General Manajer PT AP I Bandara Ahmad Yani Semarang, Maryanto di Semarang, Rabu mengatakan keberadaan balon-balon tersebut berdasarkan laporan dari para pilot.