Pernyataan itu disampaikan Luhut menanggapi aksi unjuk rasa ratusan nelayan di depan istana negara yang menuntut pencopotan Susi dari jabatannya sebagai menteri KKP. Tuntutan itu muncul karena Susi dianggap telah merugikan nelayan dan negara melalui berbagai kebijakan yang dia keluarkan.
"Tadi sudah saya sampaikan ke Bu Susi agar segera lakukan inovasi, yang dia lakukan memang sudah bagus, larang cantrang karena bahaya itu bagus," kata Luhut kepada wartawan di Gedung Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (11/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Luhut menyebut kapal cantrang oleh regulasi nasional dan juga organisasi dunia FAO memang dinilai berdampak negatif terhadap lingkungan laut. Pemerintah pun, lanjut dia, sebenarnya telah menyediakan alat tangkap pengganti bagi nelayan yang sebelumnya menggunakan cantrang.
Lihat juga:Ribuan Nelayan Tuntut Menteri Susi Diganti |
Sejumlah nelayan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa 11 Juli 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Susi sendiri sebelumnya menyatakan tidak mau lagi menguras energi hanya untuk mengurus polemik larangan salah satu penggunaan alat tangkap perikanan tersebut.
"Energi bisa habis, Pak Presiden juga sudah bilang jangan terus-terusan urusi (cantrang)," kata Susi saat memberikan sambutan pada acara halalbihalal di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, kemarin.
Sejumlah nelayan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa 11 Juli 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)