Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Suwarno mengatakan sembilan pelaku bully itu telah dibawa ke pusat rehabilitasi yang dikelola Kementerian Sosial tersebut, kemarin malam, Selasa (18/7).
"Langkah penyidikan ini, tetap keputusannya mereka dibawa ke panti sosial. Malam ini langsung dibawa," kata Suwarno di Polsek Metro Tanah Abang, semalam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti kami upayakan dengan terapi yang biasa kami lakukan. Ada juga pemeriksaan fisik kepada mereka, juga safe house. Untuk memberikan perlindungan. Walaupun mereka pelaku tetap diperlakukan sebagai anak," tambahnya.
"Mudah-mudahan pihak sekolah mau menerima kembali mereka. Karena kami harus menyadari bahwa sekolah itu adalah hak dasar yang paling penting bagi anak," katanya.
Sementara itu untuk korban, Kemensos akan melakukan home visit untuk melihat apakah korban mengalami trauma.
"Kalau trauma kami akan terapi untuk menyembuhkan dari traumanya," imbuhnya.
Dari keterangan Suwarno, korban tidak begitu menampakkan trauma atau stres. Senada dengan Suwarno, Wakapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Eko Prasetyo menuturkan, korban tidak nampak trauma dan justru kembali akrab dengan pelaku.
"Di ruang musyawarah tadi mereka kembali akrab seperti anak kecil pada umumnya," katanya.