"Dengan sikap PAN yang tidak sejalan dengan usulan pemerintah sebenarnya secara materil PAN sudah tidak ada dalam kerjasama partai-partai pendukung pemerintah. Sehingga tanpa dimintapun PAN sendirinya yang sudah mengambil keputusan tersebut," kata Andreas melalui pesan singkat, Jum'at (21/7).
PAN menjadi satu-satunya partai pendukung pemerintah dari empat partai yang walk out lantaran tidak setuju untuk isu ambang batas presiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terpisah, Sekretaris Fraksi Partai Hanura Dadang Rusdiana menyampaikan pendapat serupa dan tingkah laku PAN sudah diketahui oleh partai pendukung pemerintah.
Sebagai konsekuensi, Wakil Ketua DPR Fadli Zon selaku pimpinan menyerahkan palu sidang kepada Ketua DPR Setya Novanto untuk melanjutkan jalannya sidang.
"Tadi kita ketahui bersama dengan total 539 anggota yang hadir, pro opsi A 322 anggota dan opsi B 217 anggota. Karena mempunyai pemikiran berbeda maka kita putuskan bahwa opsi A secara aklamasi diputuskan kita setujui," ujar Setya yang diikuti persetujuan peserta rapat paripurna, di Jakarta, Jumat (21/7).
Adapun opsi paket A yang disetujui dengan didukung PDIP, Golkar, PKB, PPP, NasDem, dan Hanura sebagai berikut:
- Ambang batas presiden: 20/25 persen
- Ambang batas parlemen: 4 persen
- Sistem pemilu: terbuka
- Alokasi kursi per dapil: 3-10
- Metode konversi suara: sainte lague murni (yns)