Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya menangkap DG yang diduga terlibat jaringan JAD (Jamaah Ansor Daullah) dan ikut salah satu pengajian pada 19 Mei lalu. Pengajian itu diikutinya sebelum kejadian bom Kampung Melayu pada akhir Mei 2017.
“Pada Sabtu 12 Agutus sekira pukul 07.00 WIB telah dilakukan penindakan di daerah Perum Panorama,” kata Yusri dalam keterangannya, Sabtu (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Juni lalu, Densus 88 Anti-teror juga menangkap dua orang pria berinisial WT (33) dan MA (32) di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Keduanya merupakan guru mengaji dua pelaku bom Kampung Melayu, Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri.
MA ditangkap hari ini di Kecamatan Cibiru pada pukul 8.30 WIB, sedangkan WT diciduk di Kecamatan Cileunyi pukul 11.30 WIB. (asa)