"DPD mau bikin gedung baru. Kami sudah usulkan (ke Presiden)," ujar Oesman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (14/8).
Oesman menyatakan, pembangunan Gedung DPD merupakan proyek yang ada sebelum masa kepemimpinannya. Ia menegaskan hanya meneruskan realisasi proyek tersebut agar maruah DPD terjaga.
Lebih lanjut, Oesman mengklaim, DPD sudah memiliki blueprint dari pembangunan gedung tersebut. Ia berkata, DPD berencana membangun gedung sebanyak 20 lantai dengan nilai anggaran sekitar Rp1 triliun di salah satu lahan terbuka di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Anggaran Gedung DPD baru) paling kurang dari Rp1 triliun. Mudah-mudahan (pakai anggaran DPD tahun 2018)," ujarnya.
Sejauh ini, Oesman mengaku belum bisa memastikan apakah usulan tersebut diterima oleh Jokowi. Namun, pada pertemuan dua bulan lalu, Jokowi disebut mengumbar senyum ketika dirinya mengajukan usulan tersebut.
Sementara itu, Oesman menolak dengan tegas usulan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyarankan Gedung DPR saat ini untuk digunakan DPD. Ia berkata, DPD enggan menggunakan gedung bekas dengan konstruksi yang sudah miring.
Lihat juga:Tifatul: Setya Novanto 'Mencoreng' Nama DPR |
"Masa (Gedung DPR) miring mau dikasih DPD," ujarnya. (pmg/gil)