Tito mengatakan pentolan Front Pembela Islam itu diperiksa sebagai saksi.
"Tim kami sudah berangkat ke sana untuk melakukan pemeriksaan," kata Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (18/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena yang bersangkutan (Rizieq) sedang melakukan ibadah. Dari pada menunggu, anggota kami yang berangkat ke sana untuk melakukan pemeriksaan," ujarnya.
Lihat juga:FPI Gelar Milad ke-19 di Penjaringan Besok |
Tito menambahkan polisi tak menutup kemungkinan bakal memeriksa Rizieq setibanya dia di Indonesia.
"Setelah yang bersangkutan pulang ya kami akan lakukan pemeriksaan kalau itu diperlukan," ucapnya.
Lihat juga:Seruan Khilafah Rizieq Shihab di Jantung FPI |
Sejak umrah tersebut, Rizieq belum kembali lagi ke Indonesia. Sementara polisi masih menunggu Rizeq pulang untuk melengkapi berkasnya.
Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
Selain Rizieq, polisi juga telah menetapkan Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana, Firza Husein, sebagai tersangka dugaan penyebaran percakapan dan foto pornografi lewat aplikasi pesan.