Mahfud menyebut adanya unsur kesengajaan tersebut lantaran Malaysia kerap kali melakukan hal-hal yang kurang menyenangkan kepada Indonesia.
"Kalau melihat latar belakang yang sering sekali Malaysia melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan kepada kita, sehingga pantas kalau ada di antara kita yang menduga ada kesengajaan untuk melecehakan kita," kata Mahfud di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Senin (21/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ada Apa Malaysia? Mengapa Bendera Kami? |
"Pemerintah juga harus tegas bahwa kita tidak menerima itu sebagai ketidaksengajaan. Dan kalau itu dianggap ketidaksengajaan, saya kira itu tindakan yang sama sekali tidak profesional dalam melaksanakan tugas-tugas," tuturnya.
Menurutnya, hal tersebut semata merupakan kesalahan teknis karena kontrol tidak ketat di proses pencetakan.
“Kalau mereka sudah minta maaf, apa lagi? Pemerintah menerima dengan tangan terbuka, semua pihak bisa melakukan kesalahan,” kata JK, Senin (21/8). (djm/djm)