Usai diperiksa KPK, Jumat (25/8) dini hari, Tonny bercerita tentang penangkapan itu. Kepada wartawan, dia mengaku tidak melawan saat ditangkap karena sedang tidur ketika petugas KPK mendatanginya.
"Wong, saya sedang tidur kok," kata Tonny di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidur di atas," katanya.
KPK menemukan uang senilai Rp20 miliar saat menangkap Tonny. Menurut Tonny uang itu dikumpulkan sejak tahun 2016. Uang-uang tersebut disimpan dalam 33 tas ransel.
Selain itu, Tonny juga memiliki uang senilai Rp1,174 miliar di rekening Bank Mandiri yang kini telah disita oleh KPK.
Dia mengaku uang tersebut digunakan untuk kepentingan operasional. Bahkan, uang suap itu digunakan untuk kegiatan sosial, seperti menyumbang yatim piatu.
Lebih lanjut, dia menegaskan, seluruh uang suap yang diterimanya dipegang sendiri tanpa melibatkan keluarganya.
Dia membantah, ketika ditanya soal uang suap yang dipegang oleh anaknya.
"Enggak ada, saya pegang semua," kata dia.