"Kita bersama-sama, ini kan ada permasalahan penanganan masalah politik, tapi yang lebih penting juga, yang butuh urgen adalah kemanusiaan," kata Pratikno di sela Diklat Partai Golkar, Jakarta, Jumat (8/9).
Pratikno mengatakan, Presiden RI Widodo pun telah menyatakan aksi nyata yang dapat dilakukan untuk membantu persoalan Rohingya adalah dengan mengirim bantuan kemanusiaan, daripada hanya sekadar mengecam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Pratikno, harapan masyarakat dunia kepada Indonesia begitu tinggi. Sebab, Indonesia saat ini menjadi negara satu-satunya yang memiliki akses ke Rakhine. Belakangan, Myanmar pun melunak dan memberikan izin kepada Turki guna mengirim bantuan. Bahkan, penasihat negara Myanmar Aung San Suu Kyi pun telah berkomunikasi lewat telepon dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bantuan yang paling mendesak dipenuhi untuk Rohingya adalah tenda segala musim.
Pengungsi Rohingya membutuhkan tenda karena pengungsian tak lagi menampung mereka. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain) |
"Sudah ada beberapa kebutuhan yang masuk dan rencananya begitu masuk lis permintaan bantuan itu sudah ada, maka sesuai arahan Presiden, kita akan upayakan segera mengirimkan bantuan itu karena mereka dalam posisi sangat membutuhkan baik tenda, makanan, maupun air minum," katanya.
Saat pecah tragedi kemanusiaan di Rakhine, Myanmar, Retno menyebutkan dirinya diperintahkan Presiden untuk membantu penanganan masalah itu. Termasuk ke Bangladesh yang menjadi tujuan terdekat pengungsi Rohingya dari Rakhine.
Pengungsi Rohingya membutuhkan tenda karena pengungsian tak lagi menampung mereka. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)