Advertorial

One Voice dari Purwokerto Memenangi PICF 2017

advertorial, CNN Indonesia | Minggu, 10/09/2017 00:00 WIB
One Voice dari Purwokerto Memenangi PICF 2017
Jakarta, CNN Indonesia -- Paduan suara One Voice dari Purwokerto, Jawa Tengah, berhasil meraih Grand Prix Champion di ajang PENABUR International Choir Festival (PICF) 2017 yang berakhir pada Sabtu (9/9) malam. Pemenang kategori Folklore Choir ini mengalahkan para pemenang dari kategori lain di babak grand prix.

Mereka menampilkan lagu pertama Melpayanan yang diaransemen oleh Ken Steven. Disusul dengan lagu Jaranan hasil aransemen V. Simangunsong. Lagu terakhir ini memadukan lagu, tarian, dan monolog, sehingga memukau para penonton dan juri.

"Memadukan lagu, tarian, dan monolog itu memang sangat sulit," kata sang konduktor One Voice, John Rensius Kembaren. Tapi dengan latihan intensif selama 7 bulan khusus untuk PICF 2017, mereka bisa mengatasi kesulitan itu dan akhirnya menang. "Tidak menyangka juga," tutur John lagi.


Atas kemenangan ini, selain memperoleh dana pembinaan Rp5.000.000 selaku pemenang kategori Folklore Choir, One Voice juga mendapat dana pembinaan sebesar Rp30.000.000 selaku grand prix champion. Termasuk sertifikat dan hadiah alat musik dari sponsor.

Ada delapan kategori yang diperlombakan pada perhelatan dua tahunan PICF 2017 yang diikuti oleh 131 kelompok paduan suara itu. Adri Lazuardi Ketua BPK PENABUR Jakarta mengatakan kompetisi ini diikuti oleh total 4.923 anggota paduan suara dari 16 provinsi dan 3 negara.

PICF 2017, ujar Adri, merupakan sumbangsih BPK PENABUR Jakarta dalam rangka pertumbuhan dan penguatan karakter anak bangsa. "Kami ingin lahirkan anak bangsa berilmu, beriman, dan berkarakter. Terima kasih kepada semua pihak, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar dia.

Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad mengatakan event PICF 2017 ini termasuk event luar biasa yang tak banyak dilakukan lembaga lain. "Dari event ini kita bisa lihat betapa besar potensi generasi muda kita. Kita lihat penampilan mereka, tak akan kalah di dunia internasional," ujarnya.

Indonesia, kata Wali Kota, sangat kaya seni dan budaya. Diharapkan, ini bisa memotivasi generasi muda untuk mencintai budaya dan seni kita. "Yang keluar sebagai juara tadi, penampilannya betapa mengkombinasi Bali, Jawa Tengah, Jawa Timur, sungguh memukau," katanya.

Susanna Saw, juri dari Malaysia, mengatakan paduan suara adalah wujud pendidikan karakter yang sangat penting. Melalui paduan suara kita bisa memberikan pendidikan perdamaian dan respek pada orang lain. "Kalian harus bangga, sebagaimana saya sangat bangga dengan profesi saya sebagai musikus dan pengajar paduan suara," tuturnya.

Berikut adalah daftar pemenang PICF 2017 menurut kategorinya masing-masing. Mereka mendapatkan hadiah sertifikat dan uang pembinaan sebesar Rp5.000.000:

1. Kategori Kindergarten Choir
Voice of Angels dari TKK Penabur Gading Serpong. Kelompok yang dikonduktori oleh Francisca Juniati ini juga mendapat penghargaan Spesial Jury Award.

2. Kategori Primary School Choir
Arpeggio Children Choir SDK PENABUR Internasional Kelapa Gading, dengan konduktor Diah Novani Sukmawan.

3. Kategori Junior High School Choir
Melody Spektra Choir SMPK PENABUR Kota Wisata dengan konduktor Panca Yonathan Simangunsong.

4. Kategori Senior High School Choir
Smansa Choir dari Balikpapan dengan koduktor Joses Felix Sendow.

5. Kategori Mixed Youth Choir
Telkom University Choir dari Bandung dengan konduktor Aldo Randy Ginting.

6. Kategori Gospel & Spiritual Choir
Paduan Suara Mahasiswa Immanuel Universitas Methodist Indonesia Medan, Sumatera Utara, dengan konduktor Romulus Hutapea.

7. Kategori Folklore Choir
One Voice dari Purwokerto, Jawa Tengah, dengan konduktor John Rensius Kembaren.

8. Kategori Musica Sacra Choir
Double Rubber Chamber Singers dari Jakarta, dengan konduktor Fransisco Adrian.

Penghargaan lain adalah Special Jury Award untuk Voice of Angels dari TKK PENABUR Gading Serpong. Kemudian Konduktor Terbaik untuk paduan suara anak-anak disabet oleh Fidella Graine yang memimpin Capriccioso Children Choir dari Tangerang.

Penghargaan Promising Young Conductor diberikan kepada  Rouli Lusianna Daulay dari National Institute of Technologi Jinggaswara Student Choir. Sedangkan Peserta Terbaik jatuh kepada Kayla Sylfilia dari Melody Spektra Choir SMPK PENABUR Kota Wisata.

Adapun penghargaan Best Programme diberikan kepada Smansa Choir dari Balikpapan.

Kompetisi ini diselenggarakan dua tahun sekali oleh BPK PENABUR Jakarta. Segera setelah penyelengaraan PICF tahun ini selesai, BPK PENABUR Jakarta akan membuka pendaftaran untuk PICF 2019.

Pantau terus website www.picf.or.id dan media sosial Twitter @BPKPENABURJkt, Facebook Humas Penabur Jakarta, atau email info@picf.or.id.