Survei: Tingkat Kepuasan Jokowi-JK 68,3 Persen

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Selasa, 12/09/2017 12:03 WIB
Survei: Tingkat Kepuasan Jokowi-JK 68,3 Persen CSIS menyebut tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Jokowi-JK terus naik setiap tahun. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hasil survey lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Jokowi-JK mencapai 68,3 persen, Naik dari 66,5 persen pada 2016.

Survey yang dilakukan pada 23-30 Agustus lalu ini menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat pada pemerintah Jokowi-JK terus meningkat setiap tahun. Pada 2015 tercatat 50,6 persen masyarakat merasa puas, sementara angka kepuasan naik di 2016 dengan persentase 66,5 persen.

"Memang pembangunan fisik melalui infrastuktur terlihat oleh masyarakat dan diapresiasi. Itu terlihat bagaimana masyarakat mengapresiasi, 70 persen lebih menyatakan puas dengan pembangunan," kata Direktur Eksekutif CSIS, Phillips J. Vermonte, di kantornya, Jakarta, Selasa (12/9).


Dalam surveinya, CSIS menanyakan tingkat kepuasan publik terhadap tiga bidang utama: ekonomi, hukum, dan maritim. Hasilnya, kepuasan responden terhadap kinerja pemerintah di tiga bidang tersebut melebihi 50 persen.

Sebaliknya, didapat 31,5 persen masyarakat yang menjadi responden merasa tidak puas dengan pemerintahan hasil Pemilu 2014 itu.

Kepuasan tertinggi diperoleh pemerintahan Jokowi-JK dari sektor maritim dengan raihan 75,5 persen responden. Kemudian, 64 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah di bidang hukum. Terakhir, 56,9 persen responden memandang pembangunan ekonomi berjalan bagus.

"Walau dari sisi ekonomi masyarakat melihat dari dua hal yaitu keadaan ekonomi keluarga dan nasional. Relatif pandangan dari keadaan ekonomi keluarga tidak mengalami perubahan," tuturnya.

Pembangunan infrastruktur oleh pemerintah Jokowi-JK diapresiasi oleh masyarakat.Peneliti CSIS menyebut pembangunan infrastruktur oleh pemerintah Jokowi-JK diapresiasi oleh masyarakat. (Dok. Hutama Karya)
Terdapat 42,2 persen dari seribu responden survei CSIS yang menilai kondisi perekonomian keluarga tidak ada perubahan dibanding lima tahun lalu. Sementara 37,5 persen responden berkata ada perbaikan.

Hal itu berbanding terbalik dengan tanggapan responden terhadap kondisi perekonomian nasional.

Tercatat 41,7 persen masyarakat melihat ekonomi Indonesia lebih baik dibanding lima tahun silam. Hanya 35,9 persen responden yang merasa tak ada perubahan, dan 22,1 persen memandang ekonomi memburuk.

Mayoritas responden survei yakin terhadap kemampuan pemerintah meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur. Ada 89,2 persen responden yang optimis terhadap masa depan Indonesia.

Survei CSIS dilakukan di 34 Provinsi dan sampel ditentukan dengan metode multi-stage random sampling.

Margin of Error survei yang mengukur tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja Jokowi-JK adalah 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.