Cerita Hamzah Haz Tentang Istrinya yang Wafat Saat Tidur

Feri Agus Setyawan, CNN Indonesia | Selasa, 12/09/2017 14:17 WIB
Cerita Hamzah Haz Tentang Istrinya yang Wafat Saat Tidur Jenazah istri Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, Asmaniah, di kediamannya Jalan Patra Kuningan XV, Jakarta Selatan. Almarhumah meninggal pukul 04.00 WIB, Selasa (12/9). (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz menceritakan kondisi istrinya Asmaniah sebelum meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB, Selasa (12/9). Hamzah Haz mengatakan sehari sebelumnya, sang istri masih bercengkrama dengan anak-anaknya.

"Kemarin pagi masih di sini bersama anak-anak, masih bercanda, jelang Maghrib saya turun masih bercanda," kata Hamzah Haz saat menyampaikan sambutan di rumahnya, kawasan Patra Kuningan, Kuningan, Jakarta.

Menurut Hamzah Haz, istrinya tampak lelap saat tidur malam tadi. Namun mantan Ketua Umum PPP itu mengaku tak mengetahui secara pasti waktu istrinya menghembuskan nafas terakhir.
Hamzah Haz menuturkan, ketika bangun untuk melaksanakan Salat Tahajud, sekitar pukul 03.00 WIB, dirinya masih melihat perempuan yang karib disapa Nina pulas tertidur.


Namun ketika diperhatikan, selepas Salat Tahajud, sang istri sudah tidak mendengkur ketika tidur. Setelah dicek oleh anaknya, tubuh istrinya dingin.

"Tidurnya enak sekali, Saya tidak tahu kapan persis meninggalnya karena meninggal dalam keadaan tidur," tutur dia.

Hamzah Haz mengaku ikhlas dengan kepergian sang istri. Dia mendoakan agar istrinya diberikan tempat terbaik oleh Allah SWT.

"Saya sudah katakan Insya Allah mah, Insya Allah masuk surga. Karena Allah sayang ke mamah, Insya Allah menghapuskan dosa-dosa. Saya yakin dengan itu, Insya Allah kita akan bersama-sama di akhirat," kata Hamzah Haz.

Sakit Kanker

Hamzah Haz menyebut sang istri terserang kanker, dan selama tiga bulan terakhir harus makan melalui perut.

"Kanker tidak dapat dideteksi, selama tiga bulan ini makan lewat perut," tuturnya.
Hamzah Haz telah menerima kepergian pendampingnya itu. "Semuanya kita akan kembali kepada Allah. Sekali lagi terimakasih atas kehadirannya," ujar dia.

Dia pun tak lupa menyapa Presiden ke-3 RI BJ Habibie yang datang melayat. Hamzah Haz sedikit mengenang ketika diajak Habibie menjadi Menteri Negara Investasi dalam pemerintahannya.

"Saya diajak bersama-bersama dengan pak Habibie, saya berkali-kali menolak menjadi menteri investasi," kata dia.

Kemudian Hamzah Haz juga menyapa Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hadir bersama istrinya Ani Yudhoyono.

Hamzah Haz pernah satu pemerintahan dengan SBY dalam Kabinet Gotong Royong era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Jenazah istri Hamzah Haz dibawa ke kediamannya di Jalan Kebon Pedes Nomor 26 Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat. Iringan-iringan jenazah keluar sekitar pukul 10.30 WIB.

Rencananya almarhum bakal dimakamkan di pemakaman keluarga di Yayasan Al'Iklas Jalan Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


BACA JUGA