Kronologi Penangkapan Indra J Piliang Terkait Kasus Sabu

Gloria Safira Taylor , CNN Indonesia | Kamis, 14/09/2017 13:27 WIB
Kronologi Penangkapan Indra J Piliang Terkait Kasus Sabu Polisi menangkap Politikus Golkar Indra J Piliang di ruang karaoke Diamond Club, Taman Sari, Jakarta Barat. (Detikcom/Agung Phambudhy)
Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Golkar Indra J Piliang ditangkap tim Direktorat Reserse karena diduga mengonsumsi narkotik jenis sabu di sebuah room karaoke Diamond Club and Karaoke, Taman Sari Jakarta Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan kronologi penangkapan Dewan Penasehat Indonesian Institute itu.

"Kami dapat informasi, kami melakukan kegiatan penangkapan itu sekitar jam 19.20-19.30 WIB," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/9).

Indra, kata Argo ketika itu, bersama dua orang rekannya, Romi Fernando (32) dan M Ismail Jamani (35) di sebuah room karaoke.

Menurut Argo, polisi melakukan penangkapan usai menerima informasi dari masyarakat. Namun Argo enggan menyebutkan masyarakat yang memberikan informasi tersebut.

"Informasi itu kami analisa dan kami verifikasi dahulu," ucapnya.
Setelah memverifikasi dan menemukan kebenaran dari informasi masyarakat, Argo mengatakan, polisi langsung menyergap ketiganya.

Indra, kata Argo, ditangkap usai menggunakan narkotik jenis sabu.

Saat ini diduga Indra dan duga rekannya hanya sebagai pengguna, bukan pengedar. Saat ditangkap mereka tidak melawan dan hanya bisa pasrah.

Polisi menyita barang bukti seperti satu set alat isap sabu atau bong bekas pakai, dan satu korek gas.

Usai ditangkap, ketiga orang itu langsung digiring ke Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya.

Setelah ditangkap, Argo mengatakan, polisi melakukan tes urine, dan diketahui positif menggunakan sabu.

Argo mengatakan, polisi masih menelusuri orang yang berinisiatif mengajak Indra untuk datang ke tempat karaoke tersebut. Berdasarkan keterangannya kepada polisi, Indra mengaku baru sekali mengunjungi Diamond Karaoke.

"Kami sedang tanyakan, (IJP) baru sekali itu (ke Diamond Karaoke)," ucapnya.

Kata Argo, polisi belum menetapkan Indra dan kedua rekannya sebagai tersangka, karena harus melalui pemeriksaan 3x24 jam.