"Untuk radius aman sekurangnya 9 kilometer, tapi plus sektoral, seperti lembah dan sungai, itu yang aman ya 12 kilometer," kata Jonan di Karangasem, Bali, seperti yang dilansir dari Antara pada Sabtu (23/9).
Lihat juga:VIDEO: Status Gunung Agung Meningkat ke Awas |
Namun, kata Jonan, peningkatan status bukan berarti Gunung Agung dipastikan meletus. Melainkan untuk antisipasi agar tak banyak korban jiwa yang jatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk logistik, akan ada dana cadangan penanggulangan bencana, namun kami juga akan dukung peralatan yang tak ada di sini, seperti sirine," kata Jonan.
"Kami juga sudah perintahkan pemda untuk melakukan evakuasi masyarakat secepatnya. Kami juga akan memasang tanda-tanda agar masyarakat tahu batas aman itu dan tidak masuk," kata Kasbani.
Berdasarkan informasi dari Pemkab Karangasem, bahwa dalam radius 6 kilometer berarti sebanyak 15.000 penduduk harus dievakuasi. Sedangkan dalam radius 12 kilometer itu sekitar 100.000 penduduk.
Rencananya, Sabtu (23/9) siang akan ada rapat koordinasi tingkat nasional membahas kondisi terakhir Gunung Agung. "Pak Menteri sudah memerintahkan pendirian Posko Nasional sebagai pendampingan pemkab," kata Kasbani.
Dalam kesempatan itu, BNPB memprediksi bila terjadi letusan Gunung Agung, maka besarnya letusan akan lebih besar daripada letusan Gunung Merapi pada 2010, sehingga perlu antisipasi yang lebih besar.
[Gambas:Video CNN]