Situs tersebut diketahui menyediakan layanan untuk seseorang yang akan melakukan pernikahan siri dengan pilihan perempuan yang masih perempuan atau sudah janda. Situs itu juga mengklaim sebagai upaya untuk menghindari perzinahan dengan dilakukannya pernikahan siri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, penangkapan dilakukan berdasarkan hasil pantauan tim unit cyber Polda Metro Jaya. Saat ini, Aris sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Lihat juga:MUI: Nikahsirri.com Bisnis Zina Terselubung |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, empat topi berwarna hitam dengan tulisan Partai Ponsel, dua kaos putih dengan tulisan Virgins Wanted, satu spanduk hitam dengan tulisan Deklarasi Partai Ponsel Brutally Honest Political, kartu ATM, ponsel, serta stempel dengan tulisan nikah siri dan partai ponsel.
Perawan pun menjadi salah satu syarat untuk perempuan menjadi mitra (sebutan anggota) dalam situs tersebut. Sedangkan laki-laki memiliki syarat sebagai perjaka.
Sebutan lelang tersebut memang ditujukan sebagai salah satu langkah sepakat antara klien dengan mitra yang merasa cocok dan ingin melangsungkan pernikahan siri.
"Dan masih banyak lagi kata-kata yang lainnya, karena di Indonesia juga berlaku norma-norma sosial, budaya, dan agama," ucapnya.
Sementara itu untuk gambar bermuatan pornografi, James mengatakan, salah satunya terletak pada gambar koin yang disebut sebagai koin mahar. Gambar tersebut menampilkan posisi pasangan yang sedang melakukan hubungan intim.
Koin mahar wajib dimiliki oleh klien yang memasuki situs tersebut karena digunakan sebagai alat transaksi antara mitra dan klien.
Lihat juga:Kontroversi Situs Nikah Sirri Online |
"Ada beberapa gambar lainnya yang berkonten pornografi selain yang pada koin itu," ucapnya.
Saat ini, situs nikahsirri.com sudah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Sudah (diblokir) sejak Sabtu malam," ujar James.
Dalam penelusuran CNNIndonesia.com, situs nikahsirri.com merupakan salah satu program dari "Partai Ponsel" yang dideklarasikan pada Selasa (19/9) lalu di Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat.
Selain namanya yang kontroversial, Aris Wahyudi sebagai pendiri berdalih program nikahsirri.com bertujuan membantu pemerintah memberantas kemiskinan, salah satu caranya dengan melelang perempuan yang masih perawan atau janda dengan melakukan mediasi nikah siri.
Aris mengaku sebagai lulusan Institut Teknologi Bandung dan Essex University. Melalui layanan sensasional ini, Aris juga mengundang perempuan dan laki-laki untuk melamar menjadi bagian dari programnya. Dia juga menuliskan jasanya bisa diakses melalui aplikasi di perangkat Android dalam waktu dekat.