Jokowi Minta Khofifah Beri Laporan Resmi Ikut Pilgub Jatim

Christie Stefanie , CNN Indonesia | Rabu, 27/09/2017 14:03 WIB
Jokowi Minta Khofifah Beri Laporan Resmi Ikut Pilgub Jatim Mensos Khofifah Indar Parawansa (berkerudung) ikut mendampingi Presiden Jokowi (putih) meninjau Posko Tanggap Darurat Erupsi Gunung Agung di lokasi pengungsian di GOR Swecapura, Kabupaten Klungkung.Bali. 26 September 2017. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah mendengar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa berencana mencalonkan diri dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2018.

Namun Jokowi selama ini hanya mendengarkan laporan secara lisan. Atas dasar itu Jokowi pun meminta Khofifah menyampaikan laporan resmi secara tertulis.

“Artinya harusnya resminya ada. Sampai saat ini belum saya terima surat resmi yang masuk ke meja saya,” kata Jokowi di Jakarta Convention Centre, Rabu (27/9).

Dalam beberapa waktu terakhir ini, Khofifah sebetulnya berada tak jauh dengan sang presiden. Sebagai menteri sosial, Khofifah kerap mendampinginya kunjungan ke daerah beberapa hari ini.

Khofifah juga dipastikan senantiasa mendampingi Jokowi ketika membagikan program keluarga harapan (PKH) di berbagai wilayah di Indonesia.

“Kemarin juga seharian di Bali. Ke sana ke sini dengan saya,” ujar Jokowi.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, Khofifah telah melaporkan niatnya kembali ikut dalam Pilkada Jawa Timur. Namun, keputusan terakhir rencana itu belum diputuskan Khofifah.

Saat ini, Khofifah disebut akan diusung Partai NasDem pada Pilkada 2018. Selain NasDem, ia diklaim bakal disokong PPP dan Golkar.

Jika Khofifah kukuh dengan niatnya bertarung di Jawa Timur, JK menegaskan posisi dia sebagai menteri sosial bakal diganti sebelum pencalonan kandidat di Pilkada 2018 dimulai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sendiri menargetkan rencana persiapan untuk tahapan Pilkada serentak 2018 dimulai pada Oktober tahun ini.