Baginya, pernyataan Jokowi itu justru merupakan sinyal positif untuk Pansus Angket.
"Artinya Presiden membiarkan apa yang sedang terjadi biarlah ini menjadi domain DPR. Menurut saya Presiden membiarkan yang sedang terjadi di DPR, dan saya kira Pansus terus berkerja karena mendapat sinyal dukungan dari Presiden yang begitu kuat," ujarnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (22/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi saya melihat pandangan Presiden itu terdengar di saya itu, kerja saja sampai tuntas jangan setengah-setengah, nanti baru kita ambil keputusan di ujung," ia menganalisis.
Diberitakan, Presiden Jokowi menyebut bahwa Pansus Hak Angket KPK adalah wilayah DPR, ketika ditanya soal kemungkinan kehadirannya jika ada undangan rapat konsultasi dengan parlemen tentang Hak Angket itu.
"Kita tahu itu wilayahnya DPR. Pansus itu wilayah DPR. Semua harus tahu. Itu domainnya ada di DPR. Sudah," kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (20/9).